Upaya Dunia Menemukan Obat Dan Vaksin Corona

Upaya Dunia Menemukan Obat Dan Vaksin Corona

Bola.com, Jakarta – Berbagai tindakan pencegahan, seperti mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker telah dilakukan untuk menurunkan risiko terpapar COVID-19. Hal lain, yakni menjaga sistem imunitas tubuh, yang termasuk kunci mencegah terpapar virus corona penyebab COVID-19. Obat harus diberikan sesuai kondisi pasien untuk mengurangi risiko efek samping penggunaannya.

Bawang putih memang tidak terbukti dapat menyembuhkan virus Corona, namun, jenis tanaman umbi tersebut ternyata memiliki segudang khasiat untuk kesehatan. Bahkan, beberapa diantaranya ada yang dapat mencegah tertularnya, serta meredakan gejala yang ditimbulkan oleh COVID-19, seperti batuk dan pilek. Jadi, mengonsumsi bawang putih masih bisa dibilang dapat membantu tubuh agar lebih mampu menangkal virus Corona. Juni 2020, peneliti di Inggris mengklaim uji coba dexamethason untuk obat lawan Covid-19 berhasil menyelamatkan nyawa pasien.

Jangan lupa untuk terus memantau informasi terbaru seputar virus corona. Sebab, penyebaran virus corona sangat cepat, Anda pun juga harus waspada terhadap penyebarannya itu. Virus corona memiliki beberapa gejala umum seperti demam, batuk, dan sakit tenggorokan. Jika beberapa gejala ini Anda rasakan, segeralah datang ke dokter untuk mendapatkan perawatan.

Rusia sudah izinkan vaksin Sputnik V buatan pusat riset Gamaleja di Moskow, Agustus 2020. Vaksin menggunakan dua unsur aktif adenovirus berbeda yang dimodifikasi. Walau kontroversial, ratusan ribu orang di Rusia, Belarus, India, Brasil, UAE dan Argentina telah divaksin Sputnik V. Tidak ada laporan resmi mengenai efek samping. WHO mula-mula menyarankan jangan mengkonsumsi obat antinyeri Ibuprofen dalam kasus infeksi virus corona.

Sementara di sisi lain, para dokter India tidak henti-hentinya memperingatkan bahaya pengobatan alternatif untuk COVID-19. Ramdev mengklaim bahwa obat-obatan modern justru membunuh puluhan ribu pasien COVID-19. Selain itu, dalam videonya, Ramdev juga mengejek para pasien COVID-19 karena mencoba mendapatkan tabung oksigen.

Vaksin dapat dikatakan sebagai pertahanan tubuh dan perlindungan terbaik terhadap infeksi dan berbagai penyakit serius. Maka dari itu, sangat urgent atau penting banget vaksin COVID-19 segera ditemukan, agar yang sakit bisa sembuh, dan yang belum sakit tidak terkena virus ini. Padahal, pada Juni tahun lalu, negara bagian terkaya India, Maharashtra, sempat melarang penggunaan obat Ayurveda Baba Ramdev yang bernama ‘Coronil’.

Kasus virus korona mulai turun drastis di pusat populasi perkotaan India, lebih karena langkah penguncian ketat yang diberlakukan pemerintah setempat. Konsumsi VCO juga tidak harus saat ada virus corona, tetapi bisa terus digunakan karena bermanfaat untuk banyak penyakit. Dia melakukan kajian simulasi komputasi terhadap salah satu senyawa penyusun daun Kratom atau Purik.

Obat penyembuh covid yang ampuh

“Memang pernah ada penelitian eucalyptus efektif untuk membunuh virus beta corona, tetapi bukan virusnya Covid-19, SARS-CoV-2,” kata dr Inggrid dikutip dari Kompas.com. Selain itu, ilmuwan dan peneliti menganggap bahwa perlu dilakukan uji coba serta penelitian lebih lanjut terkait produk kalung antivirus corona Kementan tersebut. Para ilmuwan pun hingga kini masih terus mengupayakan segala kemungkinan termasuk menjajal pengobatan natural seperti obat lian hua atau minyak kayu putih yang sekiranya bisa digunakan untuk menyembuhkan COVID-19. FDA melaporkan, antibodi Casirivimab dan Imdevimab dari Regeneron maupun Bamlanivimab dari perusahaan farmasi Eli Lilly masih terus diteliti, dan kemungkinan belum semua risiko dikenali atau diketahui. Pada obat antibodi Eli Lilly dalam riset pada 850 kasus mencatat ada dua kasus efek samping berat, yang kemudian ditangani sesuai prosedur.

Anggap saja sebagai “ruangan” di dalam tubuh sehingga memberikan waktu bagi sistem kekebalan tubuh untuk mengejar ketinggalan. Para peneliti berhipotesis klorokuin bisa membantu pasien memperlambat penyebaran virus. Tes laboratorium menunjukkan obat itu dapat menghambat virus corona, dan muncul bukti anekdot dari kalangan dokter yang mengatakan hydroxychloroquine tampak membantu pasien. Sebagian besar di antaranya adalah obat yang diujicobakan untuk mengobati virus corona. Sementara itu, studi Otoritas Kesehatan Inggris, Public Health England yang terbaru menunjukkan bahwa vaksin Pfizer 88 persen efektif melawan virus korona varian India.

Comments are closed.